Ilustrasi persaingan antara Mie Gaga dan Indomie (Instagram @myskill.id)
Jakarta, 31 Juli 2025 – PT Jakarana Tama, produsen mi instan dengan merek dagang Mie Gaga, mengeluarkan pernyataan resmi terkait viralnya pemberitaan yang menyebut nama pendiri mereka, Bapak Djajadi Djaja, dalam kisah sengketa merek Indomie. Dalam klarifikasinya, perusahaan menegaskan tidak memiliki hubungan dengan isu yang beredar dan mengajak publik untuk menjaga etika bermedia sosial dan bisnis yang sehat.
Melalui pernyataan resmi yang dapat diakses di laman resmi perusahaan, PT Jakarana Tama menyampaikan bahwa seluruh kegiatan bisnisnya dijalankan secara mandiri, profesional, dan fokus pada inovasi produk.
Dalam siaran persnya, PT Jakarana Tama menyatakan:
“Kami hadir bukan untuk menyerang, tetapi untuk menginspirasi. Mie Gaga adalah simbol perjuangan dan inovasi—bukan alat konflik. Kami percaya pada nilai kejujuran, kerja keras, dan produk berkualitas sebagai fondasi utama kesuksesan.”
PT Jakarana Tama menegaskan bahwa informasi yang mengaitkan mereka dengan konflik sejarah kepemilikan merek mi instan lain adalah tidak akurat dan menyesatkan. Perusahaan juga menyampaikan komitmennya terhadap keterbukaan informasi dan menjaga kepercayaan publik.
PT Jakarana Tama juga mengajak pelaku industri lain untuk menerapkan prinsip bisnis yang sehat dan menjauhi narasi yang menjatuhkan. Perusahaan akan terus memperkuat pesan-pesan positif melalui:
- Produk yang inovatif dan berkualitas tinggi
- Komunikasi publik yang jujur dan transparan
- Media sosial yang edukatif, bukan provokatif
- Hubungan baik dengan konsumen dan mitra bisnis
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Humas PT Jakarana Tama
Email: humas@jakaranatama.co.id | Telp: (021) 1234567
#MieGaga
#JakaranaTama
#DjajadiDjaja
#EtikaBisnis
#IsuIndomie
#Klarifikasi
#HumasResponsif

Komentar
Posting Komentar